Ketika aku sehat, begitu mudah ku akui keindahanMu
Aku bangga pada diriku,
Aku sombong
Aku merasa begitu dekat denganMu melebihi orang lain
Sepertinya aku begitu yakin akan KeberdaanMu, KasihMu, MujizatMu
Aku merasa kuat
Ketika aku sakit, takut akan hal yang aku tidak tahu pasti
Kebanggaanku sirna
ternyata aku seorang pengecut
Ternyata aku belum cukup yakin akan KasihMu, mujizat kesembuhanMu
Aku lemah dan rapuh
Begitu mudahnya aku berpaling dari Mu
MeninggalkanMu
Kini aku tahu, hanya sebatas tahu, belum cukup mengerti apalagi sadar
bahwa aku belum cukup YAKIN dan PERCAYA kepadaMU seutuhnya
bahwa aku hanya mengikuti egoku, ke-aku-anku, mementingkan diriku saja
bahwa aku masih ragu untuk selalu dijalanMU
bahwa aku masih belum cukup menggantungkan seluruh hidup dan diriku seutuhnya kepadaMU
YANG TERKASIH,
berilah aku sedikit cahaya kasih indahMu
agar hati yang telah padam ini kembali bersinar terang
agar sinarnya bagai lentera menerangi alam sekitarnya
LOVE

Agustus 8, 2008 pukul 3:11 am |
ingatlah lima hal sebelum lima hal,
sehat sebelum sakit,
muda sebelum tua,
kaya sebelum miskin,
lapang sebelum sempit,
hidup sebelum mati,
menurutku semua yang terjadi harus disyukuri de.
September 8, 2008 pukul 8:26 am |
betul… Irna
sekecil apapun harus disyukuri…
dan dinikmati…
salam